Senin, 25 Maret 2013

BAB III

BAB III
LANDASAN TEORI
3.1 Pengenalan Komponen Perangkat Keras pada Jaringan Komputer Thin Client
Secara teknis, konsep jaringan thin client  dapat dibangun dengan membutuhkan beberapa komponen perangkat keras, diantaranya :
  • Central Processing Unit (CPU) Server
  • Perangkat I/O dan Client I/O module
  • Intermediary Device
  • Media Transmisi
Berikut merupakan penjelasan singkat tentang komponen penyusun jaringan Thin Client.
 1. Central Processing Unit (CPU) Server
CPU pada server jaringan thin client merupakan komponen yang sangat penting karena semua pemrosesan dan transaksi data dalam jaringan terjadi disini. Sebagaimana layaknya CPU pada computer desktop, CPU server pada thin client terdiri dari komponen-komponen penyusun seperti Motherboard, RAM, Processor, Hard Disk Drive, Graphic and Audio Card, LAN Card, Power Supply dan komponen tambahan lainnya.



Central Processing Unit

Dalam implementasinya, perangkat lunak yang dibutuhkan ditanam dan dijalankan pada CPU ini. Kemudian hasil dari pemroses akan ditampilkan ke perangkat I/O dari client melalui infrastruktur jaringan yang ada.
2. Perangkat I/O dan Client I/O module
Dalam berinteraksi dengan computer, pengguna membutuhkan perangkat Input-Output (I/O) dalam aktivitasnya menggunakan sumber daya pada computer. Pada jaringan Thin Client, perangkat I/O yang digunakan pengguna seperti : keyboard, monitor, mouse dan divais tambahan lainnya. Seperti umumnya perangkat I/O pada computer, mouse dan keyboard digunakan sebagai media pemberi masukan/input pada aplikasi yang dijalankan sedangkan monitor dan perangkat I/O tambahan sebagai media pemberi tampilan keluaran/output hasil dari pemrosesan yang dilakukan CPU.
Perangkat Input-Output dan Input-Output Module
Pada jaringan Thin Client, terdapat pula perangkat yang sangat penting untuk memberikan interface pada perangkat I/O yang digunakan pengguna yaitu Client I/O module. Modul ini menyediakan port-port yang dibutuhkan perangkat I/O untuk terhubung ke system server pada jaringan computer.
3. Intermediary Device
Intermediary Device atau Perangkat Perantara Jaringan merupakan perangkat yang berfungsi memberikan hubungan atau koneksi setiap computer pengguna. Selain itu, perangkat ini juga berfungsi sebagai pemberi penjaluran dan pengatur lalu lintas data di dalam jaringan computer. Ada beberapa jenis perangkat intermediary device, seperti : switch, router, WLAN access point, dsb.
Contoh Intermediary Device atau Perangkat Perantara Jaringan
Pada jaringan Thin Client, intermediary device berfungsi sebagai pemberi koneksi antara perangkat I/O yang digunakan pengguna dengan CPU server melalui interface yang diberikan oleh I/O modul. Intermediary device yang umumnya digunakan pada jaringan Thin Client berupa switch atau hub. Nantinya intermediary device ini akan mengarahkan sinyal informasi masukan dari perangkat pengguna menuju CPU server dan mengarahkan sinyal output hasil pemrosesan ke perangkat masing-masing pengguna.
4. Media Transmisi
Saat ini, jaringan Thin Client banyak diterapkan dengan menggunakan media transmisi kabel. Adapun jenis kabel yang digunakan umumnya jenis Unshield Twisted Pair (UTP) atau dikenal pula dengan sebutan kabel Ethernet. Ada beberapa jenis kabel UTP yang ada dipasaran, tetapi untuk komunikasi pada jaringan local seperti jaringan Thin Client, kabel yang digunakan adalah UTP category 5 atau category 6. hal ini disebabkan karena kabel jenis inilah yang memiliki kompatibilitas dengan interface perangkat intermediary device, server dan juga perangkat pengguna. Kabel jenis ini umumnya memiliki kecepatan transfer data 10 Mbps hingga 100 Mbps.
Kabel Unshielded Twisted Pair (UTP)

3.2 Uraian Pengertian dan Fungsi Thin Client
Thin Client adalah sebuah perangkat yang berfungsi untuk mengakses sumber daya komputer server melalui jaringan TCP/IP. Dengan alat ini kita bisa memakai atau menggunakan komputer layaknya seperti sebuah  PC  biasa. Jaringan Thin Client merupakan sistem computer yang terdistribusi dalam suatu jaringan dimana semua data dan aplikasi tertanam pada suatu komputer server terpadu. Oleh karena itu, semua kegiatan pemrosesan dan pengolahan data dilakukan dengan memanfaatkan sumber daya yang dimiliki komputer server. Sementara itu, pengguna hanya dihadapkan pada perangkat input-output (seperti : monitor, mouse dan keyboard) untuk mengoperasikan fungsi computer sebagaimana umumnya.
Pada jaringan komputer, thin client merupakan konsep atau metode biasa digunakan untuk alasan efisiensi, baik itu dari hal biaya operasional maupun konsumsi energi. oleh karena itu, thin client biasa di manfaatkan untuk memenuhi kebutuhan infrastruktur computer di beberapa tempat, seperti : perumahan, sarana pendidikan, perkantoran dan warung internet.
Thin Client dapat digunakan pada Windows  server 2003 & 2008 , Windows XP, Windows Vista , Windows 7, Linux, dan Mac OS. Perangkat ini juga telah di gunakan diseluruh dunia dan di dukung oleh perusahaan besar seperti IBM, GOOGLE, Microsoft, Amazon, dll atas segala keunggulan yang di milikinya.Thin Client tidak membutuhkan kipas pendingin , tidak ada suara , rendah energi , mendukung teknologi yang ramah lingkungan.
Perangkat tersebut disebut atau di kenal sebagai “Thin Client” dikarenakan bentuk dari dimensinya yang kecil dan ramping. Sehingga dapat ditempelkan di belakang monitor.
Thin Client kemudian juga berkembang dengan adanya system kompresi dan encripsi seperti Citrix, yang memungkinkan data frame dapat dikirim melalui jaringan internet yang kecil (per client hanya membutuhkan 9,600 bps). Solusi  Citrix banyak dipakai oleh perusahaan besar untuk meminimalisasi maintenance komputer yang biasanya berjarak sangat jauh. Sayang Citrix dijual dengan lisensi yang sangat mahal, USD200 -an per client.
Thin Client sendiri memanfaatkan tekhnologi RDP (Remote Desktop Protocol) yang dikembangkan oleh Microsoft Windows Terminal Services dan Remote Desktop.  RDP dibuat berdasarkan protokol T. 120 yang spesifikasinya diumumkan oleh International Telecommunication Union (ITU), yang  juga merupakan protokol yang digunakan di dalam perangkat lunak konferensi jarak jauh Microsoft Net Meeting.
3.3 Analisa Teori
Kekurangan dan Kelebihan Pc Station
Pada dasarnya Pc Station dan Client Server memiliki cara kerja yang sama, namun PC Station memiliki kekurangan dan kelebihan sebagai berikut:
Kelebihan:
·         Perawatan mudah. Artinya kita tidak perlumeng-install software satu persatu tidak  seperti jika menggunakan pc biasa.
·         Terlihat lebih rapih. Karena bentuk dari thin-clinet relative kecil (kurang lebih sebesar modem DSL) dan dapat ditempel di belakang monitor LCD.
·         Management data lebih mudah. Karena diposisikan sebagai user (remote desktop user), maka masing-masing user memiliki file dokumen sendiri sesuai dengan nama user yang didaftarkan saat proses instalasi server.
·         Management software juga lebih mudah. Dengan system ini kita bias mengatur software apa yang bias ditampilkan kemasing-masing user.
·         Penggunaan daya lebih kecil. Jika dilihat dalam buku manual, thin-client ini hanya mengkonsumsi daya sebesar maksimal 5V x 2 A atau maksimal 10 watt aja (efesiensi biaya).
·         Legalitas. Karena hanya menggunakan 1 Operating Sistem, maka biaya yang dikeluarkan pun hanya untuk 1 OS.
Kekurangan:
·         Sangat tergantung pada server. Jika server bermasalah maka thin-client juga bermasalah
·         Tampilan layar. Sampai saat ini, remote desktop hanyabisa memberikan dept resolution sampai 24 bit, itupun jika thin-clinet mendukung. Dan juga belum support dengan tampilan wide screen. Tampilan terlihat tidak proporsional jika menggunakan wide screen.
·         Adaptor  tidak bergaransi. Distributor biasanya member garansi hanya untuk thin-clientnya saja tidak termasuk adaptor, jadi mungkin anda harus memasang lagi saklar untuk memutus hubungan listrik ke adaptor (atau cabut aja secara manual) jika thin-client sudah tidak digunakan lagi.
·         Virus – Terdapat virus yang menyerang file system network. Sehingga user tidak bias meremote ke server.
3.4  PersiapanKerja
Dikarenakan jaringan di lingkungan telah tersedia, Maka kami hanya mempersiapkan settingan server utama dan server cadangan.
3.5  Cara Install Server Untuk Thin Client
Instalasi Driver
1.      Masukkan  CD Driver Pc Station ke CD/DVD computer server. Jalankan autorun.exe dan ikuti petunjuk selanjutnya.

2.      Pilih system operasi yang digunakan sebagai server thin client. Jika menggunakan system operasi Windows XP SP2, maka pilih menu XP SP2/SP3






3.      Kemudian akan tampil 3 pilihan yang harus kita install satu persatu. Diantaranya register components, Simple installation, dan domain support.





 









Kemudian computer akan merestart secera otomatis. Membuat User Setelah driver thin client terinstal, Server harus membuat beberapa user sesuai dengan spesifikasi komputer server tersebut.
Speksifikasi PC yang disarankan:
·         1: Intel Pentium IV 1.3 GHz, 512 MB RAM or higher.
·         2-3: Intel Pentium IV 2.4 GHz, 512 MB RAM or higher.
·         4-7: Intel Pentium IV 3.0 GHz, 1 GB RAM or higher.
·         8-10: Intel Pentium IV 3.2 GHz, 2 GB RAM or higher.
·         10-15: Intel Pentium IV or Xeon 3.0 GHz, 3 GB RAM or higher.
·         16-20: Intel Pentium IV or Xeon 3.2 GHz, 4 GB RAM or higher.
·         21-25: Intel Pentium IV or Xeon 3.4 GHz, 5 GB RAM or higher.
·         26-30: Intel Pentium IV or Xeon 3.6 GHz, 6 GB RAM or higher.
KebutuhanOS:
(Operating System: Maksimal Thin Client yang bias terhubung)Windows XP Home Edition : 10 units
·         Windows XP Professional : 10 units
·         Windows XP Media Center Edition : 10 units
·         Windows Server 2003 (Standard Edition / Enterprise Edition) : 30 units
·         Windows Small Business Server 2003 : 30 units
·         Linux* :>30 units
* Tergantung pada versi linux 
Langkah-langkah membuat user (client) pada server(windows)
·         Klik start
·         Pilih Control Panel
·         Pilih menu administrative tools
  • Pilih computer management
  • Pilih local users and groups
  • Klik users, kemudian tampil nama user yang kita inginkan
  • Jika ingin membuat user baru, maka klik kanan dan pilih New User, jumlah user disesuai kan dengan spesifikasi hardware dan software pada server PC Station. Misalnya membuat 10 user yang bernama MS1-MS10

Menampilkan Program Aplikasi di Users
·         Klik Start
·         Pilih My Computer
·         Pilih drive C: (System)
·         Pilih Documents and setting
- Pilih all users, klik Desktop
Maka akan tampil shortcut  program yang ada di semua client. Jika ingin menambahkan, maka copy program yang dibutuhkan.Maka program tersebut secara otomatis akan tampil di desktop semua user.
MengirimPesan
·         Tekan tombol Alt + Ctrl + Delete (Task  Manager)
-Pilih panel Users
Maka akan tampil nama user yang sedang aktif
-Jika ingin mengirim pesan, maka pilih panel “Send Message”
-Padakotak “Message”, kemudian tulis pesan yang akan dikirimkan.
-Pilih “Ok”



Disconect dan Log Off Users
·         Tekan tombol Alt + Ctrl + Delete (Task manager)
·         Pilih Users
·         Jika ingin me-Log Off  user, pilih panel “Log Off”
·         Jika ingin me-Disconnect User, pilih panel “Disconnect”]
3.6  Cara Install Client Untuk Thin Client
Hubungkan perangkat seperti keyboard, mouse, monitor, power adapter, speaker. Lalu, nyalakan tombol power.Grafik berikut akan muncul setelah scroll bar berakhir.
 








Pengaturan Sistem
Klik tombol  untuk memasukkan password:
Masukkan password, maka setsystem akan ditampilkan setelah password dimasukkan:
1. Screen Resolution Settings (Pengaturan Resolusi Layar)
Klik tombol untuk  mengatur resolusi layar.
Pilih resolusi layar yang relevan dan sistemakan restart setelah klik tombol "OK".

2, Pengaturan Jaringan
Klik  untuk menampilkan link jaringan.
Pilih  untuk mengatur jaringan.
Klik untuk mendapatkan alamat IP secara otomatis.
Klik  untuk memasukan alamat IP secara statis/manual.
Masukkan alamat IP yang relevan, Subnet Mask, Gateway, kemudian klik untuk memasukkan pengaturan DNS; Setelah masukan alamat DNS yang relevan, klik tombol “ok”.
3. Menghapus dan Menyimpan Pengaturan Alamat Server
Klik  dan masukan alamat IP server.

Setelah masukan IP server, klik tombol  untuk memasukkan alamat server menyimpan pengaturan.
Setelah masukan nama pengguna baru, klik tombol

Nama server "default.rdp". Anda dapat mengubah nama sebelum Anda mematikan server. Kemudian, klik "Ok" tombol. Jika pengguna perlu menghapus default.rdp, masukkan dan pilih  . Lalu, klik kanan untuk memilih "Hapus". Alamat server akan disimpan sebelum dihapus.

4. Pengaturan Sambungan otomatis
Klik  untuk memasuk kan pengaturan otomatis.

Pilih  dan klik "save". Log formakan muncul automati cally appear. Kemudian, jika Anda perlu menghapus sambungan otomatis, pilih .  Kemudian, klik tombol”save”.



5, Mengubah Pengaturan Password Setsystem
Klik  untuk memasukkan dan mengubah sandi.
Masukkan password lama dan password baru, kemudian klik tombol ”save”.

6, Pengaturan Volume
Klik  untuk memasukkan bentuk volume.


7, Masukkan Windows Explorer
Klik  untuk masukke Windows CE.

Pengaturan Fungsi Terminal Lokal
1, Klik tombol  untuk memasuki browser terminal untuk menelusuri halaman web.
2, Klik tombol  untuk memasukkan file kantor browsing. Sebagai berikut:
Klik "QUIT" untuk log out.
3, Klik tombol  untuk memasukkan media player.
4, Klik tombol  untuk shutdown.


Koneksike Server
1, Koneksi Manual
Konfirmasikan pengaturan yang relevan tentang jaringan sebelum menghubungkan ke server
Klik tombol  untuk menghubungkan server secara manual. Sebagai berikut;
Setelah memasukkan variasi alamat IP, klik "connect" untuk memasukkan user logform segera .

Masukkan nama pengguna dan set password sebelumnya, kemudian klik "confirm" untuk login di server.
2, Koneksi Otomatis
Sebelum menghubungkan server secara otomatis, silahkan mengkonfirmasi pengaturan yang relevantentang jaringan, server alamat penyimpanan, dan secara otomatis akan menghubungkan ke server



3.7 Troubleshhooting Thin Client
  • Client tidak bisa remote ke server
Penyebab :
§  Server tidak stabil/rusak
§  Salah memasukkan alamat server
Solusi :
§  Periksa pengaturan jaringan pada thin client dan servernya
§  DHCP server tidak berfungsi
§  Restart ulang server
  • Data client ada yang hilang
Penyebab   : - Server terkena virus
Solusi       : - Pasang antivirus,spyware pada server
  • PC server lambat
Penyebab  : - Server terkena virus/tidak stabil
   - Client masih log on ng
   - Memory kura
Solusi        : - Pasang antivirus
   - Jika client sudah selesai menggunakan thin client harus log off
   - Tambah memory pada server(RAM,Harddisk,dll)
3.8  Perawatan Thin Client
  • Pasang antivirus pada server
  • Jika thin client selesai digunakan,segera log of dan matikan thin clientnya
  • Matikan server jika sudah tidak ada yang memakai thin client



Tidak ada komentar:

Posting Komentar